Sabtu, 03 Agustus 2019

KONFIGURASI JARINGAN


KONFIGURASI JARINGAN
MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER





Kali ini saya akan membuat knfigurasi jaringan menggunakan cisco packet tracer dengan menggunakan 1 router, 2 switch, 2 wireless router, 4 pc dan 4 laptop. Jaringan ini akan dibuat menjadi 2 lantai, dengan Host akan mendapatkan IP secara DHCP.

1.      Pertama buat topologi seperti gambar dibawah.
Dengan jalur dibawah ini :
Hubungkan menggunakan kabel straight Router0 (FastEthernet0/0) dengan Switch0(FastEthernet0/1), dan Router0(FastEthernet(1/0) dengan Switch1(FastEthernet0/1)
Setelah itu hubungkan menggunakan kabel cross Switch0(FastEthernet2/1) dengan Wireless router0(Ethernet1), dan  Switch1(FastEthernet2/1) dengan Wireless router1(Ethernet1).
Sambungkan juga 2 PC ke Swith0 dan 2 PC ke Switch 1 seperti gambar dibawah.



2.      Kemudian hubungkan komputer ke Wireless Router secara wireless dengan cara berikut.
Klik laptop yang akan disetting, masuk ke menu Physical, matikan laptop dengan mengklik tombol power, ganti modul berikut menggunakan WPC300N dengan cara didrag. Lakukan pada semua laptop.


3.      Agar tidak salah jalur maka kita perlu mensetting SSID pada Wireless Router dan juga laptop.
Pertama setting SSID pada Wireless Router0, klik Wireless Router0, masuk ke menu Config > Wireless, ganti SSID menjadi TKJ.A .
Karena Host akan mendapat IP dari Router maka kita perlu mencegah Wireless Router untuk membagikan IP dengan cara masuk ke menu GUI, pada DHCP Server pilih Disabled, lalu klik Save Setting, lakukan pada kedua Wireless Router.



Selanjutnya setting SSID pada Laptop0 dan Laptop1, klik laptop, masuk ke menu Config > Wireless, ganti SSID menjadi TKJ.A .
Kemudian untuk Wireless Router1, langkahnya sama dengan Wireless Router0 hanya saja nama SSID menjadi TKJ.B. Begitu juga dengan Laptop2 dan Laptop3, nama SSID menjadi TKJ.B .



   
4.      Sekarang kita akan setting router.
Untuk IP Address, masuk ke menu Config > FastEthernet0/0, klik On pada Port Status, isi IP Address dengan 192.168.1.1/26. Lakukan langkah yang sama pada FastEthernet1/0 dengan IP Address 192.168.2.1/27.


   
Kemudian untuk Network, menu config > RIP, ketik IP Address 192.168.1.1 pada Network > klik Add, lakukan sekali lagi dengan IP Address 192.168.2.1


   
Selanjutnya kita setting agar Router memberikan IP secara DHCP. Pertama masuk ke menu CLI,
kemudian ketik perintah seperti dibawah ini,

5.      Langkah selanjutnya adalah menyeting host agar mendapat IP secara DHCP, pertama klik PC, masuk ke menu Desktop > IP Configuration > pilih DHCP. Lakukan juga pada semua PC dan laptop.


6.      Untuk mengetahui apakah jaringan yang kita buat berhasil maka kita perlu mengeceknya dengan cara “PING”. Pertama klik PC, masuk ke menu Desktop > Command Promot > ketik ping diikuti IP Address yang akan dipanggil, misal kita langsung mengping satu subnet ketik "ping 192.168.1.0" lalu klik enter.


Sekian, selamat mencoba.
Semoga apa yang saya share ini dapat membatu teman-teman yang kesuliatan dalam membuat konfigurasi jaringan.
Terimakasih.

VOIP

VOIP A. Pengertian VoIP        Voice Over Internet Protocol  atau yang sering disebut dengan (VoIP, IP Telephony, Internet...